Badan Litbang Pertanian Pecahkan 2 Rekor MURI

[cml_media_alt id='1840']MURI[/cml_media_alt]Sebagai wujud kepedulian dan usaha mengkampanyekan buah jeruk nusantara, Badan Litbang menyelenggarakan kegiatan makan jeruk bersama dengan generasi muda Indonesia, yaitu pelajar dari TK sampai SMA di Balitjestro, Batu. Sebanyak 3000 orang mengikuti kegiatan ini, 2700 diantaranya adalah pelajar.

Para pelajar tampak antusias menikmati jeruk keprok Batu 55 yang menjadi salah satu jeruk unggulan Indonesia. Jeruk keprok ini warna kulit buah matang kuning kehijauan; permukaan kulit buah matang kasar agak bergelombang; bentuk buah bulat, warna daging buah oranye danĀ  rasanya manis, jeruk ini beradaptasi dengan baik di dataran tinggi 700-1200 mdpl. Jeruk yang dikonsumsi peserta adalah produksi Balitjestro dan petani yang menggunakan bibit dari Balitjestro di sekitar Malang. Jadi, murni jeruk local, produk Indonesia.

Rekor Makan Jeruk dengan Peserta Terbanyak yang diadakan di Balitjestro ini memecahkan rekor lama sebelumnya di Cilacap yang dilakukan oleh 1816 peserta. Paulus Pangka dari MURI menyambut baik pemecahan rekor ini yang tujuannya sangat mulia, yaitu cinta produk Indonesia. Bahwa Indonesia punya jeruk unggulan yang tidak kalah untuk bersaing perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat. Beliau sangat mengapresiasi Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika yang ada di Batu ini yang ternyata menyimpan potensi kekayaan bangsa yang luar biasa.

Rekor ke-2 yang diberikan MURI adalah Koleksi Plasmanutfah Jeruk Terbanyak se-Indonesia, yaitu sebanyak 211 aksesi. Ternyata kita mempunyai 211 jenis jeruk yang masing-masing mempunyai keunggulan. Dengan kekayaan plasmanutfah itu, diharapkan dapat membantu kinerja penelitian, sehingga dapat dimunculkan varietas baru yang lebih unggul. [Z.Hanif]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event