Ayo Donor Darah! Setetes Darah Kita, Bukti Cinta Kita

Mobil PMI Donor DarahSudah ke-2 kalinya Dharma Wanita Balitjestro di tahun 2014 ini mengadakan aksi donor darah. Kegiatan donor darah ini dilakukan di aula Balitjestro. Beberapa tahun yang lalu kegiatan ini sering dilakukan namun macet dan karyawan ingin agar kegiatan ini terus dilanjutkan. Dharma wanita mengambil inisiatif untuk mengaktifkan kegiatan positif yang bermanfaat ini.

 

Anis Andrini, koordinator aksi donor mengungkapkan bahwa pada Jum’at (20/06) peserta donor sebanyak 31 orang, tiga bulan lalu 39 orang. Dan direncanakan kegiatan ini akan terus dilakukan tiap 3 bulan.

 

Panitia mengajak semua karyawan untuk berpartisipasi. Dan ternyata mendapat sambutan dengan baik. Banyak yang berpartisipasi; dari kepala balai, peneliti, teknisi sampai petugas cleaning service antusias mengikuti kegiatan amal ini. Beberapa orang gagal menjadi pendonor karena HB rendah maupun tekanan darah yang rendah.

 

“Bagi peserta yang tidak bisa ikut donor darah, panitia membuka kesempatan mendapatkan pahala dengan menyediakan doorprize.” Begitulah ajakan Baiq Dina Mariana (sekretaris Dharma Wanita Balitjestro) pada pesan singkatnya.

 

Gambar. Sebelum diambil darah, peserta melukan test Hb (kiri) dan dorprize dari karyawan untuk karyawan (kanan)  

Selama ini PMI Jawa Timur menargetkan pemenuhan darah sebesar 2,5 % dari jumlah penduduk yang ada. PMI Kabupaten Malang sudah bisa memenuhi, bahkan sudah melampaui dalam kisaran angka 4 %. Balitjestro mendapatkan pelayanan dari PMI Kabupaten Malang karena dengan fasilitasnya mampu menjemput bola dan mendatangi kantor Balitjestro di Jalan Raya Tlekung no.1, Batu. Tentunya dengan menjemput bola seperti ini memudahkan bagi pendonor darah. Karena cukup 30 menit saja (dari antri sampai pengambilan darah), pendonor bisa kembali melakukan aktifitas tugas seperti biasa.

 

Joko S Utomo (Kepala Balitjestro) mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi pendonor darah sejak tahun 1991. Saat itu kelahiran anak pertamanya dan butuh tambahan darah, ternyata saat itu begitu sulit untuk mencari kantong darah. Dari situlah beliau tergerak untuk membantu orang lain dan menjadi pendonor rutin sampai sekarang.

 

Beberapa karyawan ada yang takut jarum dan darah, walaupun begitu tetap datang ke aula Balitjestro dan membantu jalannya proses kegiatan donor darah ini. Semoga ke depan mampu mengatasi rasa takutnya dan berpartisipasi menjadi pendonor. Menjadi pendonor darah berarti membantu “menyelamatkan nyawa” orang lain. [zh/balitjestro]

 

donor darah PMI - Aksi Peduli darah berharga

 

Lampiran, berikut informasi mengenai donor darah yang diambil dari pmi.or.id dan Blood4life

 

Pengertian Transfusi Darah

Transfusi Darah adalah proses pemindahan darah dari donor yang sehat kepada penderita. Pada tahun 1900 Dr. Loustiner menemukan 4 macam golongan darah :

  1. Golongan darah A
  2. Golongan darah B
  3. Golongan darah AB
  4. Golongan darah O

Selain itu tahun 1940 ditemukan golongan darah baru yaitu Rhesus Faktor positif dan rhesus faktor negatif pada sel darah merah (erythrocyt). Rhesus Faktor positif banyak terdapat pada orang Asia dan Negatif Pada orang Eropa, Amerika, Australia.

 

Pengambilan Darah

  • Oleh petugas yang berwenang.
  • Menggunakan peralatan sekali pakai.
  • 250-350 ml, tergantung berat badan.
  • Mengikuti Prosedur Kerja Standar.
  • Informed Consent : Darah diperiksa terhadap IMLTD (Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah) ; Hepatitis B, Hepatitis C, HIV, Sifilis).

 

Kriteria umum yang ditetapkan PMI adalah antara lain:

  • calon donor harus berusia 17-60 tahun,
  • berat badan minimal 45 kg
  • tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole).
  • Jika berminat, calon donor dapat mengambil dan menandatangani formulir pendaftaran; lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan seperti kondisi berat badan, HB, golongan darah; serta dilanjutkan dengan pemeriksaan dokter.
  • Jika lulus, barulah darah dan contoh darah diambil.
  • Namun, harus diingat, demi menjaga kesehatan dan keamanan darah, individu yang antara lain memiliki kondisi seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui untuk sementara waktu tidak dapat menjadi donor.

 

Jangan menyumbangkan darah jika :

  • Mempunyai penyakit jantung dan paru paru
  • Menderita kanker
  • Menderita tekanan dara tinggi (hipertensi)
  • Menderita kencing manis (diabetes militus)
  • Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya.
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita atau pernah menderita Hepatitis B atau C.
  • Mengidap sifilis
  • Ketergantungan Narkoba.
  • Kecanduan Minuman Beralkohol
  • Mengidap atau beresiko tinggi terhadap HIV/AIDS
  • Dokter menyarankan untuk tidak menyumbangkan darah karena alasan kesehatan.

 

Jenis Donor Darah

Ada dua macam donor darah yaitu :

  1. Donor keluarga atau Donor Pengganti adalah darah yang dibutuhkan pasien dicukupi oleh donor dari keluarga atau kerabat pasien.
  2. Donor Sukarela adalah orang yang memberikan darah, plasma atau komponen darah lainnya atas kerelaan mereka sendiri dan tidak menerima uang atau bentuk pembayaran lainnya. Motivasi utama mereka adalah membantu penerima darah yang tidak mereka kenal dan tidak untuk menerima sesuatu keuntungan.

 

Manfaat Donor Darah

1. Dapat mengetahui golongan darah tanpa di pungut biaya.

2. Anda secara teratur (secara tidak langsung) memeriksakan kesehatan (tiap kali mendonor/tiap 3 bulan sekali ) yang meliputi :

  • Tekanan darah, nadi dan suhu
  • Tinggi badan, berat badan (body mass index)
  • Haemoglobine, penyakit dalam
  • Penyakit Hipatitis B dan Hipatitis C
  • Penyakit HIV/AIDS

3. Darah anda dapat menyelamatkan jiwa orang lain secara langsung.

4. Pendonor yang secara teratur mendonorkan darah (setiap 3 Bulan) akan menurunkan resiko terkena penyakit jantung sebesar 30% (British Journal Heart) seperti serangan jantung Koroner dan Stroke.

donor darah PMI - Aksi Peduli di aula balitjestro

Suasana pelaksanaan donor darah di aula Balitjestro

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event