Arahan ka Balitbangtan untuk pengembangan jeruk, penelitian dan peningkatan kualitas SDM

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Dr. Ir. Fadjry Djufry, M. Si mengadakan Kunjungan Kerja ke Balitjestro, Jumat (28/6/2019)

Dalam kesempatan tersebut ka Balitbangtan menyampaikan bahwa Balitjestro sebagai salah satu UPT Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura memiliki kekayaan plasma nutfah jeruk yang cukup besar.

Dalam pengelolaannya terdapat teknologi jeruk untuk mengatur pembungaannya sehingga tidak sekaliigus serempak dengan mengatur pemupukan dan pengairan sehingga bisa mengatur kapan akan panen.

Disamping itu Balitjestro sebagai salah satu objek kunjungan wisata yang sudah menjadi agenda wisata di Kota Batu yaitu Wisata Edukasi Petik Jeruk.

Terdapat beberapa jenis jeruk yang ditanam di kebun Balitjestro diantaranya siam Pontianak, keprok RGL, keprok Batu 55, keprok JRM dan masih banyak lainnya.

Dalam upaya hilirisasi teknologi, pada tahun 2018 telah diproduksi 1 juta benih jeruk bebas penyakit untuk diberikan secara gratis kepada petani.

Ke depan akan terus dimasifkan penyediaan benih jeruk unggulan kepada masyarakat.

Sampai saat ini, belum ada lembaga yang menghasilkan benih pokok BPMT jeruk bebas penyakit selain di Balitjestro.

Selanjutnya tidak hanya jeruk yang diunggulkan tetapi buah subtropika lainnya seperti lengkeng, stroberi, anggur dan apel untuk lebih ditingkatkan ke depan

Dalam arahannya kepada staf Balitjestro di kebun jeruk, kepala Balitbangtan menyampaikan bahwa penelitian ke depan tidak hanya dikerjakan satu kelembagaan atau Kementerian tetapi prioritas riset nasional seperti pangan, hortikultura, perkebunan akan dikerjakan dengan berbagi tugas lintas institusi seperti universitas, kementerian dan lembaga lain yang terkait sesuai dengan fungsi masing masing untuk saling mensupport satu dengan yang lain.

Harapannya agar tidak terjadi tumpang tindih antar insitusi dalam pengerjaan riset.

Laboratorium ke depan akan open access sehingga bisa di digunakan oleh semua pihak.

Lebih lanjut disampaikan, penelitian ke depan akan langsung dari Balitbangtan tidak lagi ke UPT masing masing atau merupakan kegiatan penelitian Balitbangtan yang dilekatkan pada UPT terkait dibawahnya.

Sementara itu dalam rangka pembinaan SDM, ASN Balitbangtan yang sedang atau akan menjalankan ijin belajar akan diusahakan dipermudah dalam pelaksanaannya. Sehingga ke depan akan semakin banyak SDM terutama peneliti Balitbangtan yang unggul dan kompeten.

Turut hadir dalam kunjungan pejabat eselon 2 dan 3 lingkup Balitbangtan diantaranya Kapuslitbanghorti, Kapuslitbangbun, Ka BB Pengkajian, Ka BBSDLP, Ka BB Padi, Ka Balitkabi, Ka Balittas, dan Ka Balitsereal. (af)