Sosialisasi dePAT CVPD di Kabupaten Pangkep

Sosialisasi dePAT CVPD di Kabupaten Pangkep

Berita
Sosialisasi kit deteksi cepat (dePAT) penyakit CVPD  ke daerah-daerah pengembangan jeruk masih berlanjut. Kali ini acara sosialisasi dilakukan di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Pangkep. Kabupaten Pangkep,19/11/2018. Pangkep sendiri merupakan produsen jeruk besar (pamelo) tertinggi di Indonesia sehingga dirasa sangat tepat melakukan  sosialisasi di daerah ini. Acara bertempat di ruang pertemuan Rumah Pamelo Taman Teknologi Pertanian (TTP) Pangkep. Acara dibuka oleh Ir Otto Endarto, MSi mewakili tim Balitjestro kemudian dilanjutkan oleh Kadis Pertanian Kab Pangkep, Ir Hj Sriwaty, MHum. Kadisperta menyampaikan harapan-harapan akan adanya teknologi-teknologi terkait jeruk yang dapat membantu budidaya dan pemeliharaan jeruk terutama pamelo yang menjadi ikon dari Kabupaten Pangke
Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi

Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi

Berita
Dewan Riset Nasional (DRN), dalam hal ini Komisi Teknis Pangan dan Pertanian mengadakan kunjungan kerja ke Balitjestro. Dalam kesempatan ini Dr. Ir. Bambang Setiadi, M.S sebagai Ketua DRN, Dr. Ir Haryono, M.Sc sebagai ketua Komisi Teknis Pangan dan Pertanian dan anggotanya yaitu Dr. Ir. Iding Chaidir, M.Sc bersama pimpinan komisi lainnya mengadakan diskusi dengan peneliti Balitjesro mengenai “Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi.” Diskusi diawali dengan pemaparan kemajuan riset yang telah dicapai Balitjestro oleh Kepala Balai: Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., kemudian dilanjutkan penjelasan “Prioritas Riset Nasional (PRN) Bidang Pangan dan Pertanian 2020-2024,” “Pemaparan Program Riset dan Inovasi Pertanian Berbasis Korporasi di Era Industri 4.0, s
Sinergi PUI Jeruk dengan PUI Jati dalam Pemanfaatan Lahan Pola Agroforestry

Sinergi PUI Jeruk dengan PUI Jati dalam Pemanfaatan Lahan Pola Agroforestry

Berita
Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk melakukan sinergi dengan beberapa lembaga PUI lainnya, salah satunya adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani (Puslitbang Perhutani) yang dikenal dengan nama PUI Jati. Sinergi ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Teknologi Budidaya Tanaman Jeruk dimana Balitjestro berperan serta dalam Penyelenggaraan Pelatihan dan Penyediaan Narasumber sedangkan Puslitbang Perhutani menyediakan SDM sebagai peserta pelatihan tersebut. Pelatihan Teknologi Budidaya Tanaman Jeruk ini diadakan di Aula Malus, Balitjestro selama 3 hari pada hari Selasa-Kamis, 16-18 Oktober 2018. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan oleh Ketua Tim PUI Balitjestro, Mutia Erti Dwiastuti mewakili Kepala Balitjestro. Pelatihan ini dihadiri oleh 5 orang peser...
Kementan dorong kebangkitan jeruk Sambas

Kementan dorong kebangkitan jeruk Sambas

Berita
Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat merupakan salah satu sentra agribisnis jeruk penting di Indonesia ( 9 % produksi nasional) yang masih menghadapi serangan penyakit CVPD yang berkepanjangan semenjak tahun 2008. Pada tahun 2008, luas area jeruk 11.328 ha dan walaupun selalu ada penambahan luas tanam setiap tahunnya, pada tahun 2016 luas tanamnya menjadi hanya 7.281 ha. Artinya, selama 8 tahun telah terjadi penurunan 4.047 h. Untuk informasi, produksi buah jeruk Siam di kabupaten Sambas sangat berfluktuatif dan cenderung menurun di mana pada tahun 2014 produksinya mencapai 147.105 ton dan pada tahun 2017 anjlok sebesar 37% menjadi hanya 93. 093 ton. Pada tahun 2015 dilaporkan, bahwa luas serangan penyakit CVPD mencapai sekitar 20 % dari luas areal yang ada di kabupaten Sambas dari ...
Bimtek Inovasi teknologi Jeruk Tingkatkan Daya Saing Produk

Bimtek Inovasi teknologi Jeruk Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita, Slide
Pengembangan agribisnis jeruk belum sepenuhnya didukung oleh inovasi teknologi hasil penelitian. Di lapang masih dijumpai adanya keragaman pengelolaan dan kualitas hasil. Lambatnya diseminasi dan proses alih teknologi hasil penelitian kepada pihak pengguna terutama petani juga menjadi penyebab belum termanfaatkannya inovasi teknologi dengan baik. Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) selama ini telah menghasilkan inovasi teknologi yang dapat diadopsi petani untuk peningkatan produksi dan kualitasnya. Salah satu upaya untuk mempercepat proses transfer teknologi hasil-hasil penelitian dari lembaga penelitian sampai ke pengguna adalah menggunakan metode Sistem Diseminasi Multi Chanel (SDMC). Metode ini memadukan beberapa model disem...
Interaksi Sinergi Yang Berbuah Produk Olahan Berbasis Jeruk

Interaksi Sinergi Yang Berbuah Produk Olahan Berbasis Jeruk

Berita, Slide
Kamis, 27/09/2018, Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk berinteraksi sinergi dengan Balai Besar Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) dalam mengadakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Pangan Berbasis Jeruk. Hal ini dilakukan dalam rangka Penguatan Lembaga PUI melalui kegiatan diseminasi hasil inovasi dan sinergi dalam upaya peningkatan daya saing produk. Balai Besar Pascapanen berperan serta dalam penyediaan Narasumber sedangkan Balitjestro berperan serta dalam penyelenggaraan pelatihan baik penyediaan sarana prasarana kegiatan pelatihan maupun peserta pelatihan. Pelatihan Pengolahan Pangan ini diadakan di Koridor Aula Citrus, Balitjestro. Kegiatan ini dibuka oleh Mutia Erti Dwiastuti selaku Ketua Tim PUI Balitjestro, dan sambutan dari Sunarmani, salah satu peneliti dari...
Sosialisasi Penggunaan Kit Deteksi Cepat (Kit dePAT) CVPD Tanaman Jeruk di Bengkulu

Sosialisasi Penggunaan Kit Deteksi Cepat (Kit dePAT) CVPD Tanaman Jeruk di Bengkulu

Berita
Salah satu teknologi andalan yang telah dihasilkan Balitjestro adalah Kit Deteksi Cepat Penyakit CVPD Tanaman Jeruk. Dalam upaya pengenalan dan percepatan diseminasi teknologi tersebut kepada stakeholder, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Sosialisasi Pengenalan Kit Deteksi Cepat CVPD (Kit dePAT). Pada tahun 2017, kegiatan serupa telah dilakukan di Balitjestro sebagai bagian pengenalan awal terutama kepada para peneliti BPTP daerah pengembangan. 2018, Tim Peneliti Kit dePAt melakukan kegiatan pengenalan dan sosialisasi langsung yang rencananya dilaksanakan di 10 daerah pengembangan jeruk.  Target pesertanya lebih luas dengan melibatkan, selain peneliti dan penyuluh dari BPTP setempat, akademisi dari perguruan tinggi, Dinas Perlindungan Tanaman serta Pengawasan Benih terkait.
Tangkal Harga Anjlog Panen Raya Jeruk,  Bujangseta Solusinya

Tangkal Harga Anjlog Panen Raya Jeruk, Bujangseta Solusinya

Berita, Slide
  Tiada seorangpun petani jeruk di Kabupaten Banyuwangi bagian selatan yang tidak meratap sedih ketika sekitar bulan Juli lalu harga buah jeruk di tingkat petani anjlog hingga Rp.2000,- per kg; padahal harga impas dengan harga saprodi yang melambung terus, menurut seorang petani bisa mencapai sekitar Rp.4000,- per kg buah. Seolah tidak bisa dihindari, derita tahunan ini datang lagi yang disikapi pasrah tak berdaya oleh para petani jeruk jeruk yang ada di Indonesia yang periode panennya relatif sama yaitu pada bulan Mei, Juni dan Juli tergantung iklim pada saat itu. Bujangseta, teknologi produksi buah jeruk berjenjang sepanjang tahun merangkum managemen kanopi, nutrisi dan pengendalian hama penyakit. Pada bulan juli 2017 telah dibangun demplot Bujangseta seluas ± 10 ha yan
Petani siap adopsi teknologi bujangseta

Petani siap adopsi teknologi bujangseta

Berita
Masa panen yang menumpuk pada bulan tertentu mengakibatkan banyak petani yang mengeluh akibat harga jeruk yang terlalu murah. Untuk membantu permasalahan petani Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balitjestro mengadakan Pelatihan Bujangseta Jeruk bagi petani di Kebun Percontohan milik petani di Desa Plampangrejo kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis 13/9/2018. 80 peserta yang terdiri dari petani di sekitar Kecamatan Cluring, Bangorejo, Tegaldlimo, Purwoharjo, Gambiran, antusias mengikuti kegiatan ini. Bujangseta merupakan teknologi membuahkan jeruk berjenjang sepanjang tahun. Kabid Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Khoiri menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini petani diharapkan merubah cara budidaya dengan mengadopsi ...
Membangun Agribisnis Jeruk yang Tangguh di Indonesia

Membangun Agribisnis Jeruk yang Tangguh di Indonesia

Artikel
Agribisnis jeruk diawali dengan perbenihan, artinya keberhasilan pembangunan agribisnis jeruk di Indonesia menuntut dukungan industri yang tangguh. Petani kini telah menyadari bahwa menanam benih yang bermutu akan menghasilkan pohon-pohon jeruk yang tegar, dan seragam, serta pemeliharaan kebun yang efisien. Selain itu produktivitas dan mutu buah terjamin serta masa produksi akan lebih lama.Benih jeruk yang bermutu merupakan benih yang bebas dari 7 patogen sistemik seperti virus, viroid dan bakteri penyebab penyakit, yaitu CVPD, CTV, CVEV, CEV, CPsV, CcaV, dan CTLV. Selain itu benih bermutu dijamin kemurnian varietas batang bawah dan batang bawahnya. Dalam praktek,benih jeruk berlabel bebas penyakit yang tahapan proses produksinya berdasarkan program pengawasan dan sertifikasi benih yan...
Sinergi Balitjestro dengan Pusat Penelitian Biologi, LIPI

Sinergi Balitjestro dengan Pusat Penelitian Biologi, LIPI

Berita
  Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk melakukan sinergi dengan Pusat Penelitian (PP) Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) khususnya dengan InaCC (Indonesian Culture Collection) sebagai PUI Sumberdaya Mikroorganisme Nasional. Sinergi ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Hayati (POH) untuk Tanaman Jeruk. PP Biologi berperan serta dalam penyediaan Narasumber sedangkan Balitjestro berperan serta dalam penyelenggaraan pelatihan baik penyediaan sarana prasarana kegiatan pelatihan maupun peserta pelatihan. Pelatihan Pembuatan POH ini diadakan di Aula Malus, Balitjestro pada hari Selasa, 28 Agustus 2018. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan oleh PLH Kepala Balitjestro, Wisnu Unjoyo, dan sambutan dari Atit Kanti, Kepa...
Kunjungan Belajar Petani Tulungagung di Balitjestro

Kunjungan Belajar Petani Tulungagung di Balitjestro

Berita
Selasa 24/07/2018, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 51 orang dari Tulungagung yang terdiri dari petani dan petugas Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung. Tujuan mereka datang ke Balitjestro adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang teknologi budidaya dan perbenihan jeruk, terkait dengan bantuan benih jeruk yang diterima mereka beberapa minggu yang lalu. Hal ini disampaikan dalam sambutan ketua rombongan, Mahmudi, mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suprapti. Seperti diketahui, Kementerian Pertanian melalui Balitbangtan khususnya Balitjestro membagikan sejuta benih jeruk gratis untuk rakyat. Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung mengajukan permintaan sebanyak 36.000 benih jeruk yang terdiri dari beberap...
Mentan launching bantuan sejuta benih unggul jeruk untuk rakyat

Mentan launching bantuan sejuta benih unggul jeruk untuk rakyat

Berita, Slide
Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman melaunching bantuan Sejuta Benih Unggul Jeruk yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat di Kebun Percobaan Punten, Balitjestro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 17/7/2018. Komoditas jeruk merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial dikembangkan di Indonesia mengingat komoditas jeruk mempunyai peran yang penting untuk memenuhi kebutuhan konsumsi buah masyarakat Indonesia, membuka kesempatan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Program bantuan sejuta benih untuk rakyat yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian tahun 2018 diharapkan dapat meningkatkan populasi pertanaman jeruk di Indonesia dan meningkatkan produksi jeruk nusantara. Dalam launching bantuan yang dilaksanakan  diberangkatkan
Transfer teknologi melalui bimtek inovasi jeruk dan buah subtropika

Transfer teknologi melalui bimtek inovasi jeruk dan buah subtropika

Berita, Slide
Sebagai salah satu rangkaian kegiatan launching perbenihan jeruk oleh Kementerian Pertanian, Balitjestro Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mengadakan Bimbingan Teknis Inovasi Teknologi Jeruk dan Buah Subtropika, 10 -13 Juli 2018. Bimtek ini diikuti oleh sekitar 200 peserta baik dari dinas, petani dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia. Kepala Balitjestro Muhammad Taufiq Ratule mmenjelaskan bahwa bimtek ini merupakan salah satu komponen atau tool untuk menyampaikan teknologi secara langsung kepada pengguna disamping media lain seperti demoplot di lahan petani dan juga media-media lainnya. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian telah menghasilkan inovasi-inovasi untuk mendukung pengembangan jeruk di Indonesia. Inovasi terebut antara la...
Bimbingan Teknis Perbenihan dan Launching Satu Juta Benih Jeruk

Bimbingan Teknis Perbenihan dan Launching Satu Juta Benih Jeruk

Slide
BIMBINGAN TEKNIS PERBENIHAN DAN LAUNCHING SATU JUTA BENIH JERUK "SINKRONISASI PROGRAM PERBENIHAN JERUK BEBAS PENYAKIT DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BENIH HORTIKULTURA" Agenda Kegiatan : Bimbingan Teknis ( GRATIS ) Launching Sejuta Benih Jeruk dan VUB Jeruk  | 13 Juli 2018 || Kebun Percobaan Punten | Bimbingan Teknis Perbenihan dan Budidaya Tanaman Jeruk | 12 - 13 Juli 2018 | 08:00-16:00 WIB | Auditorium Balitjestro | Pendaftaran | Teknologi Induksi Pembungaan Tanaman Jeruk dengan Metode PIKUNG | 10 Juli 2018 | 10:00-12:00 WIB | Auditorium Balitjestro | Pendaftaran |download materi Teknologi Induksi Pembungaan Tanaman Lengkeng | 10 Juli 2018 | 10:00-12:00 WIB | Ruang Malus Balitjestro | Pendaftaran |download materi Teknologi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (BUJANGSETA)
Tanaman Jeruk di Malang Ini Bisa Panen Setahun 5 Kali

Tanaman Jeruk di Malang Ini Bisa Panen Setahun 5 Kali

Liputan Media
BATU, KOMPAS.com - Masa panen yang terbatas, harga buah yang cenderung tidak stabil, dan kurangnya kualitas jeruk yang dihasilkan merupakan beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh kebanyakan petani jeruk. Oleh karenanya, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) melalui Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) pun berupaya mengembangkan teknologi yang mampu mengatasi permasalahan itu. Salah satu teknologi tersebut adalah Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun atau dikenal Bujangseta. Peneliti Utama Bidang Ekofisiologi di Balitjestro, Ir. Arry Supriyanto MS mengatakan, dengan teknologi ini para petani jeruk tak perlu lagi khawatir dengan masa panen yang singkat. " Teknologi Bujangaseta memungkinkan tanaman jeruk dapat berbuah sepanjang tahun, maksimal ...
Balitjestro menjadi pusat peningkatan kemampuan petani di Jawa Timur

Balitjestro menjadi pusat peningkatan kemampuan petani di Jawa Timur

Berita
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Ir. Syukur Iwantoro, MS. MBA mengadakan kunjungan kerja ke Balai Peneltian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Jumat 29/06/2018. Turut mendampingi kunjungan, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik,Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr., Ph.D, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Sekretariat Jenderal Ir. Sri Sulihanti,M.Sc, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir. Hardiyanto, M.Sc beserta pejabat lainnya. Dalam kesempatan tersebut juga diadakan temu lapang dengan pelaku agribisnis terutama hortikultura baik dari petani maupun swasta dan juga eksportir buah. Dalam keterangannya disampaikan Balitjestro telah menjadi pusat peningkatan kemampuan para petani di Jawa Timur. Sebab, di sinilah para petani dapat dapat mengembangkan produk...
DPRD Kabupaten Bandung Barat Kunker ke Balitjestro

DPRD Kabupaten Bandung Barat Kunker ke Balitjestro

Berita
Kamis, 31 Mei 2018 Balitjestro menerima kunjungan kerja (kunker) dari DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sebanyak 9 orang yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Dewan, Kabag, Kasubag, dan Pelaksana. Sunarya Erawan dan H.Hanes Lise mewakili Ketua DPRD menyampaikan maksud kunjungan dalam rangka rapat koordinasi dan konsultasi terkait dengan pengembangan jeruk dan buah subtropika di Kabupaten Bandung Barat. Kunjungan ini didorong karena adanya permasalahan penyakit blendok dan beberapa OPT lain yang merugikan petani disana. Wisnu Unjoyo, Kasubag TU Balitjestro mewakili Kepala Balitjestro menyambut baik kunjungan tersebut dan dilanjutkan dengan diskusi baik di dalam ruangan maupun di lapangan.  Penjelasan tersebut berisi tentang pentingnya penggunaan benih berlabel, pengen
Kementan rilis lemon tanpa biji “Montaji Agrihorti”

Kementan rilis lemon tanpa biji “Montaji Agrihorti”

Berita, Slide
Berbagai manfaat dari jeruk lemon menjadikan orang ingin membudidayakannya, baik sebagai tanaman lahan maupun pekarangan. Di beberapa daerah sudah banyak yang mengembangkannya. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tahun 2018 Kementerian Pertanian (kementan) merilis varietas jeruk lemon tanpa biji "Montaji Agrihorti" dengan SK Menteri Pertanian No 039/Kpts/SR. 120/D.2.7/4/2018. Buah ini dapat menjadi salah satu referensi bagi yang berminat untuk mengembangkan. Tipe jeruk ini dapat tumbuh baik di media tumbuh terbatas seperti pot sebagai tabulampot atau di lapang. Sebagai tanaman tambulampot dia rajin berbuah sepanjang tahun dengan produksi 8-13 kg/pohon/pot. Keunggulan buah ini adalah kulitnya yang tipis serta kandungan jus tinggi. Ciri lain dari buah ini adalah tanpa biji atau see...
Kementan siap bagikan benih jeruk gratis

Kementan siap bagikan benih jeruk gratis

Berita, Slide
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sela- sela kesibukan kegiatan di Jawa Timur menyempatkan untuk berkunjung ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, 25/05/2018. Dalam kunjungan kerja ini mentan menyampaikan bahwa satu juta benih jeruk akan dibagikan gratis kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan program "Bekerja" (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) yang dicanangkan Kementerian Pertanian sesuai arahan presiden. Dengan menjangkau 1.000 desa di 100 kabupaten angka kemiskinan secara agregat program ini diharapkan mampu ditekan sesuai target pemerintah menjadi satu dijit atau di bawah 10 persen pada 2018. Salah satu wujudnya  adalah pembagian benih tanaman baik sayuran, buah - buahan dengan memanfaatkan pekarangan masyarakat secara intensif untuk pertanian. Pe