Transfer Teknologi Melalui Pelatihan Bujangseta

149 peserta dari 12 provinsi mengikuti kegiatan Pelatihan Teknologi Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) yang diselenggarakan  di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, 23/11/2017.

Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir Hardiyanto, M.Sc. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara transfer teknologi untuk diterpkan kepada petani. Teknologi ini untuk mengatasi permasalahan tentang pembuahan jeruk yang selama ini terbatas hanya setahun sekali. Dengan bujangseta petani dapat mengatur  masa pembuahan jeruk sehingga dapat mengatasi jatuhnya harga di masa panen.

Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada antusiasme peserta yang terdiri dari petani, penyuluh, swasta, mahasiswa dan lainnya dalam mengikuti pelatihan ini. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta dapat mengadopsi teknologinya untuk mendapatkan hasil yang baik dan kualitas buah yang premium.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Bujangseta oleh Ir. Arry Supriyanto, MS dan Manajemen Nutrisi Mendukung Bujangseta oleh Ir. Sutopo, M.Si. Materi ini menjelaskan tentang teknologi bujangseta yang telah diaplikasikan di KP Banaran dan di daerah lain dalam pendampingan teknologi dan penelitian. Selanjutnya manajemen nutrisi merupakan faktor utama dalam mendukung bujangseta. Dengan pembuahan yang dapat dilakukan berjenjang maka kebutuhan nutrisi pun harus diperhatikan.

Selain itu unutk menghasilkan buah premium diperlukan Manajemen Pengendalian Hama Penyakit  untuk mengendalikan penyakit yang dititik beratkan pada penyakit burik kusam, embun jelaga dengan mengendalikan hama penyebabnya diantaranya  Aphis, Trip, kutu dompolan  dan kutuk sisik dengan model pengendalian perpaduan antara monitoring dan interval pengendalian  secara berkala.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktikum di Kebun Percobaan Banaran untuk praktek Bujangseta. Dengan praktek ini peserta dapat melihat alur proses perlakuan untuk menghasilkan Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun. (fjr)